ASMARA ANTARA MAGRIB DENGAN ISYA’
ASMARA ANTARA MAGRIB DENGAN ISYA’
Perkenalkan namaku
fredy, aku adalah seorang salah mahasiswa sebuah intstitut di Lampung. Sekarang
aku sedang duduk di semester 4. Pekerjaan tiap hariku adalah seorang guru
disalah satu sekolah madrasah. Banyak yang sudah memanggilku pak, tapi selalu aku
berbisik dalam hatiku “Aku sudah di
panggil pak, kayak udah punya istri saja ya” (tersenyum dalam hati). Selain
pekerjaanku menjadi guru aku juga adalah seorang wartawan desa, pekerjaanku
mencari dan menulis berita. Dalam benakku “kapan
ya bisa menulis cerita indah bersamanya, hehehe”. Itulah cletupan kecil
yang keluar dari hatiku setiap aku menulis berita, walau hanya sebuah candaan
kecil sih.
Hari-hariku penuh
dengan kegiatan, selalu dan selalu aku berangkat pagi mengalahkan bangunnya
sang mentari. “pagi ke pagi keterjebak
dalam ambisi...” mungkin seperti lagu tersebut hari-hariku. Sampai-sampai
tetanggaku bilang denganku “apa kamu tu
gak capek to di di, berangkat pagi pulang sore, berangkat pagi pulang sore. Bok
yao istirahat sehari aja gitu dirumah” cuitan tetanggaku. Dan seketika
akupun menjawa dengan wajah plegah-plegehku “hehehe,
sudah jadi rutinitas bu, jadi sudah saya nikmati” kujawab sambil kulempar
senyum.
Oh iya, selain dua
pekerjaanku di atas masih ada satu lagi kegiatan yang aku sukai dari kecil
hingga sekarang. Hemmm apa hayooooo... jawabannya adalah pramuka. Banyak kenangan
manis pahit dalam dunia pramukaku dan yang tidak kalah penting adalah kisah
asmaraku, hehehe. “asmara tunas kelapa” mungkin bisa dibilang seperti itu. Setiap
hari setiap saat ku nikmati duniaku ini tanpa ada sekat pembatas, walau aku
seorang mahasiswa, guru dan bahkan wartawan. Karena didalam duniaku yang satu
ini aku misal menularkan apa yang menjadi ke inginanku.
Bicara mengenai
pramuka, ada kisah asmara yang sampai sekarang selalu aku ingat. Dimana aku
selalu bertemu dengannya setiap malam terakhir. Entah di sengaja atau tidak
yang jelas aku dengannya bak dipertemukan dimalam terakhir di dalam setiap
perkemahan. Dan itu terjadi antara magrib dan isya.
Sebut saja dia “imut”. Kisahku
dengannya berawal dari pertama kita berkemah bersama dalam satu kegiatan, dan
dari itu aku selalu bertemu jika ada perkemahan. Hemmm entah di sengaja tau
tidak sihh, tapi itulah kejadiannya.
Seiring berjalannya
waktu aku dan dia harus berpisah jauh karena dia harus mengejar cita-citanya hingga
dia sampai jarang dirumah dan bertemu denganku. Hanya saja ketika syawal datang
alias lebaran aku selalu menyempatkan diri untuk main dan bersilaturahim
dengannya dan keluarganya. Dan selalu aku disambut baik dengan keluarganya.
Oh ya, aku dan dia gak
pernah ada kata saling mencintai, tapi kami selalu menjaga satu sama lain dan
selalu mengingatkan satu sama lain. Aku adalah diriku dan imut adalah dirinya. Ketika
kita bertemu tidak pernah membicarakan masalah hati, walau dia selalu bertanya “giamana sudah punya pacar belum” ujar
imut. Dan akupun menjawab “eh apaan sih,
belum lah fokus dulu dengan sekolah” sautku. Walau dalam hati selalu
berkata “sebenarnya kamu yang aku inginkan suatu saat nanti mu” bisik dalam
hati kecilku. Tapi kau selalu berfikir ya sudah lah dia juga belum tentu mau
denganku, hehe.
Aku melanjutkan
kegiatan pramukaku namun tidak dengannya. Dia harus fakum karena dia ingin
fokus dan benar-benar fokus dengan cita-citanya. Setiap aku mengenakan pramuka
selalu aku ingat namanya. Walau sekarang aku melanjutkan pramukaku tidak
dengannya dan yang selalu aku ingat adalah dia sekarang sudah milik sah orang
lain.
Dari kisahku diatas,
selalu dan selalu aku ber intropeksi diri bahwasannya tidak ada yang biasa
memtuskan kecuali allah segala kehendak yang sudah ditentukannya. Dan sekarang
muncul panggilan baru untukku yang disematkan oleh sahabtku fitri. Dia sering
menyebutku “Jomblo” hehe. Tidak masalah bagiku. Dari pada aku harus mengulang
kisah asmara antara magrib dan isya’ lebih baik aku bahagia denganhidupku
sekarang.
Itulah kisahku. Teruntuk
kamu calon makmumku “akan kusambut do’amu
disepertiga malamku”. Dari saya kang fred sampai jumpa dikisahku
selanjunya. Daaaaa......


Mellow baca ceritanya tapi ketawa 😋😂🖒🖒
BalasHapus